Palembang, SriwijayaPlus.id – Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan, Rabu (6/5/2026), penyelidikan penyebab kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki masih berlangsung.
Kecelakaan melibatkan Bus ALS bernopol BK 7778 DL dan truk tangki milik PT Seleraya Merangin Dua (SRMD).
Bus ALS melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Rupit, sementara truk tangki datang dari arah berlawanan.
Hasil penyelidikan awal mengungkap, Bus ALS yang dikemudikan Alif, 44 tahun, banting setir ke jalur kanan untuk menghindari lubang di badan jalan.
Nahas, dari arah berlawanan melintas truk tangki SRMD hingga tabrakan tak terhindarkan dan memicu kebakaran.
Insiden itu terjadi Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Total 16 orang tewas terbakar, 3 luka berat, dan 1 luka ringan.
Berdasarkan rilis Polres Muratara, empat korban tewas yang sudah teridentifikasi adalah sopir Bus ALS Alif, 44 tahun, warga Jawa Tengah, dan kernetnya Saf, 50 tahun, warga Medan, Sumatera Utara. Dua korban tewas lainnya yakni sopir truk tangki, Yanto, dan kernetnya, Martini.
Tiga korban luka berat yakni Ngadiono, 44 tahun, dan istrinya Jumiatun, 34 tahun, warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, serta M Tahrul Hubaidi, 31 tahun, warga Kabupaten Pati. Ketiganya dirawat intensif di RS Sobirin Lubuk Linggau.
Untuk 12 korban tewas lainnya, tim DVI Polda Sumsel masih bekerja mengidentifikasi karena kondisi jenazah hangus terbakar. Kami minta keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera melapor ke Posko Antemortem di RS Sobirin,” ujar Kapolres Muratara.
Salah satu warga yang melintas, Hendri, 32 tahun, mengaku kaget mendengar suara benturan keras. “Dentumannya kencang sekali. Pas saya lihat, bus sama truk tangki sudah ringsek dan terbakar. Banyak penumpang yang teriak minta tolong,” kata Hendri.
Menurut Hendri, lubang di ruas jalan tersebut memang sudah lama dikeluhkan warga. “Lubangnya dalam, pas hujan ketutup air jadi tidak kelihatan. Sering bikin pengendara kaget dan banting setir,” tambahnya.
Polisi telah mengamankan kedua bangkai kendaraan ke Mapolres Musi Rawas untuk penyelidikan lebih lanjut. Warga diimbau berhati-hati melintas di jalur tersebut.








