SRIWIJAYAPLUS.ID – Langkah ambisius Timnas Indonesia U-19 untuk melaju ke babak final harus terhenti secara dramatis.
Skuad Garuda Muda dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dari Australia dalam laga semifinal yang berlangsung sengit semalam.
Gol tunggal kemenangan Australia lahir di babak kedua akibat kelengahan barisan pertahanan Indonesia dalam mengantisipasi skema serangan balik cepat.
Hasil ini membuat Indonesia gagal mempertahankan gelar juara dan harus puas memperebutkan tempat ketiga.
Pelatih Timnas U-19, Nova Arianto, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, ia secara blak-blakan menyoroti adanya kesalahan fatal di lini belakang yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh tim lawan.
“Kami kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial, terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan. Jarak antar pemain terlalu longgar, dan itu menjadi makanan empuk bagi penyerang Australia. Ini adalah kesalahan mahal yang tidak boleh terulang,” ujar Nova Arianto tegas.
Meski menelan kekalahan, Nova tetap memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan daya juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang 90 menit pertandingan.
Pelatih TImnas Indonesia menilai ajang ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi perkembangan mental bertanding para pemain muda.
Fokus Tatap Kualifikasi Piala Asia
Kekalahan ini dipastikan menjadi bahan evaluasi total bagi tim kepelatihan. Nova menegaskan bahwa fokus utama tim kini akan langsung dialihkan untuk mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Asia yang memiliki tingkat persaingan jauh lebih berat.
“Turnamen ini adalah proses. Target besar kita adalah lolos ke Asia, jadi semua kelemahan yang terlihat di pertandingan hari ini akan kami benahi habis-habisan dalam pemusatan latihan berikutnya,” pungas mantan bek tangguh Timnas Indonesia tersebut.







