Markas Timnas Iran 225KM dari Stadion Bertanding, Suasana Tegang Dirasakan Sang Kapten

oleh
oleh

SriwijayaPlus.idKekesalan Kapten Timnas Iran akhirnya tercurahkan saat Piala Dunia 2026.

FIFA menurut Mehdi Taremi, gagal membuat pertandingan sepakbola di Piala Dunia 2026 menjadi sesuatu yang menggembirakan dan menyenangkan.

Sebaliknya, berubah menjadi situasi yang tidak terkendali dan penuh ketegangan.

Pengalaman buruk ini kata Kapten Timnas Iran Mehdi Taremi merupakan kali pertama dialaminya.

BACA JUGA:  Kalah Tipis 0-1 dari Australia, Nova Arianto Evaluasi Total Lini Belakang Garuda Muda

”Kami sejak awal dihadang persoalan visa lalu berlanjut dengan kekurangan logistik,” kata Mehdi Taremi diseperti diolah dari berbagai sumber, Selasa 16 Juni 2026.

Timnas Iran tiba di Los Angeles Minggu 14 Juni 2026 dari Markas mereka di Meksiko yang berjarak 225 kilometer dari stadion Inglewood, Amerika Serikat.

Di turnamen mana pun yang diwarnai ketegangan, kami tidak akan merasakan pengalaman indah yang selalu kami bicarakan dengan kedamaian dan kegembiraan.”

“Saya tahu bukan hanya kami saja. Saya tahu beberapa negara mengalami masalah visa dan perubahan terkait pemusatan latihan.”

BACA JUGA:  Pakai Batik, Gubernur Sumsel Herman Deru Buka Turnamen Padel Ende Vol 1

“Sebelum kami tiba, perasaan, sensasi yang biasanya dirasakan orang-orang, bagaimana mereka menantikan Piala Dunia, saya rasa kali ini mungkin mereka tidak merasakan hal yang sama,” tegasnya.

Pemain berusia 33 tahun tersebut bahkan menkritik FIFA yang gagal menyampaikan pesan perdamaian dan kegembiraan.

“Ketegangan semacam ini merusak kegembiraan itu dan merusak pesan dari FIFA serta masyarakat kami, yaitu bahwa sepak bola membawa perdamaian,” kata Taremi.

Penyerang Olympiacos tersebut juga berharap apa yang dirasakan oleh Iran tak akan pernah terjadi kepada penggemar.

BACA JUGA:  Tim Piala Thomas Indonesia Belum ketemu Lawan Sepadan, Raih Poin Sempurna

Taremi hanya bisa berharap semua orang bisa merasakan suasana yang lebih baik untuk mendukung tim kebanggaannya di ajang pesta dunia ini.

“Saya merasa Piala Dunia kali ini seharusnya bisa menghadirkan suasana yang lebih baik daripada yang ada sekarang, tetapi saya berharap di masa depan situasinya akan lebih baik bagi semua penggemar, apa pun tim yang mereka dukung di Piala Dunia,” ucapnya.

Timnas Iran memang sebenarnya berencana berlatih di Tucson, Arizona, sebelum pecahnya perang antara pemerintah mereka dengan AS, tetapi dengan cepat pindah ke Baja California.

Sementara itu Juru bicara Timnas Iran mengatakan pada Minggu (14/6/2026) bahwa dua anggota tim humas mereka ditolak visanya ke Amerika Serikat untuk pertandingan pembuka.

Tim nasional Iran dan para pendukungnya yang ikut serta juga menghadapi berbagai masalah terkait tiket pertandingan.

Menghadapi situasi ini, pelatih Timnas Iran Amir Ghalenoei mengatakan bahwa situasi ini tentu tak menyenangkan karena sepak bola seharusnya membawa kebahagiaan.

Kendati begitu sang pelatih menegaskan tim akan tetap fokus karena bagi orang Iran, mereka akan mengubah kesulitan menjadi peluang.

”Para pemain akan tetap bermain maksimal dan keras untuk bisa membawa tim meraih hasil maksimal dalam laga perdana ini.”

No More Posts Available.

No more pages to load.