Festival Kuliner UMKM PT Pusri Palembang Hadirkan 20 Tenant Makanan Khas

oleh
oleh
Festival Kuliner
Pusri Dukung UMKM Binaan dengan Festival Kuliner BUMN Sumsel

Palembang, SriwijayaPlus.id – Mengusung semangat kolaborasi, opening ceremony yang digelar di Teras Rumah BUMN Sumsel (24/6) sekaligus menjadi ajang gathering anggota Rumah BUMN Sumsel.

Acara ini diresmikan oleh VP TJSL Pusri, Rahmawati, dengan kehadiran Muspika Ilir Timur II serta para stakeholder, menandai komitmen kuat perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Festival Kuliner Rumah BUMN Sumsel 2026 menghadirkan sebanyak 20 tenant UMKM binaan Rumah BUMN Sumsel dan Pusri yang menyajikan beragam produk kuliner unggulan khas daerah.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 8 Juli 2026, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, sebagai wadah promosi sekaligus perluasan akses pasar bagi para pelaku UMKM binaan.

BACA JUGA:  Jelang Libur Panjang Maulid Nabi, Harga Tiket Kereta Api di Palembang Naik

Selain menghadirkan ruang promosi produk, festival ini juga menjadi sarana peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pengembangan.

Di antaranya workshop peningkatan kompetensi, talkshow penguatan mindset bisnis, kompetisi kreatif dan produktif, serta cooking demo. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Pusri turut memfasilitasi penguatan aspek legalitas dan kualitas usaha UMKM melalui bantuan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Sertifikasi Halal, Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), serta pendampingan pengembangan branding dan kemasan produk agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

BACA JUGA:  Tak Ingin Palembang Kembali Tenggelam, Ratu Dewa Rombak Aturan Sanksi Lingkungan

Festival ini juga mengusung kampanye eco-friendly product sebagai bagian dari implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan. Melalui kampanye tersebut, Pusri mendorong para pelaku UMKM untuk mulai menerapkan praktik usaha yang lebih ramah lingkungan, mulai dari penggunaan kemasan hingga pengelolaan produk yang berorientasi pada keberlanjutan.

VP TJSL Pusri, Rahmawati, mengatakan bahwa penguatan UMKM merupakan salah satu fokus program TJSL perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. “Pusri meyakini bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan permodalan atau promosi, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas, penguatan legalitas usaha, pengembangan kualitas produk, serta perluasan akses pasar,” ujar Rahmawati.

Lebih lanjut, Rahmawati menambahkan bahwa sinergi antara BUMN, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi selama festival berlangsung, tetapi juga menjadi momentum bagi UMKM binaan untuk memperluas jejaring usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat kepercayaan diri dalam memasuki pasar yang lebih kompetitif.

Sejalan dengan komitmen Pusri terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), kami akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui Festival Kuliner Rumah BUMN Sumsel 2026, Pusri berharap dapat terus memperkuat peran Rumah BUMN Sumsel sebagai pusat pembinaan dan pengembangan UMKM di Sumatera Selatan.

Masyarakat juga diundang untuk mengunjungi Teras Rumah BUMN Sumsel selama pelaksanaan festival, menikmati berbagai sajian kuliner unggulan dari UMKM binaan, serta mendukung pertumbuhan usaha lokal agar semakin berkembang dan berdaya saing.

No More Posts Available.

No more pages to load.