Gandeng APH, PT Pusri Perketat Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Sumsel

oleh -18 Dilihat
Pupuk Bersubdi
Pusri Palembang menjadi stok pupuk bersubsidi di Sumsel aman.

Palembang, SriwijayaPlus.id – Direktur Utama PT Pusri, Maryoto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan mematok target produksi pupuk sebesar 9,55 juta ton.

Selain fokus pada produksi, pengawasan distribusi pupuk bersubsidi kini menjadi prioritas utama guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Pupuk subsidi ini adalah hak petani. Kami bekerja sama erat dengan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memperketat pengawasan di lapangan. Jangan sampai ada celah untuk penyimpangan,” tegas Maryoto saat ditemui di sela acara Rembuk Tani di Grand Ballroom PT Pusri, Jumat, 1 Mei 2026.

Stok Melimpah, Kebal Fluktuasi Dolar

BACA JUGA:  Palembang Siap Jadi Magnet Event Nasional, Aprizal Hasyim: Kejuaraan Marching Band Dongkrak PAD

Menariknya, Maryoto juga menepis kekhawatiran publik mengenai dampak fluktuasi nilai tukar dolar terhadap biaya produksi pupuk bersubsidi.

Dirut PT Pusri berani menjamin jika gejolak mata uang asing tidak memberikan pengaruh apa pun terhadap harga pupuk yang diterima petani di tingkat bawah.

“Harga pupuk subsidi untuk petani tidak akan terpengaruh oleh kenaikan harga dolar. Kami menjamin stabilitasnya,” imbuhnya meyakinkan.

Khusus untuk wilayah Sumatera Selatan, ketersediaan pupuk jenis Urea maupun NPK dilaporkan dalam kondisi melimpah. Maryoto meminta petani tidak perlu khawatir akan kelangkaan di tengah musim tanam.

BACA JUGA:  Perkuat Hubungan Antar Daerah, Wakil Wali Kota Palembang Sambut Wakil Bupati Pringsewu

Data Realisasi dan Kuota Sumsel

Berdasarkan data perusahaan, Sumatera Selatan mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi yang cukup besar tahun ini, yakni sebanyak 315.380 ton.

Hingga akhir April 2026, realisasi serapan di Bumi Sriwijaya telah mencapai 129.768 ton. Angka ini menunjukkan distribusi berjalan cukup progresif namun tetap dalam kontrol yang aman.

“Kuota untuk petani Sumsel sangat aman. Saat ini, stok yang tersedia di gudang kami mencapai 8.100 ton dan siap didistribusikan kapan saja dibutuhkan,” pungkas Maryoto.

No More Posts Available.

No more pages to load.