Mimpi Buruk Indonesia di All England 2026 Berlanjut, Komposisi Kepelatihan Jadi Sorotan

oleh
Ganda Putera Ina

SRIWIJAYAPLUS.ID – All England 2026 berakhir dengan mimpi buruk bagi Indonesia. Kritik pun mengarah pada susunan tim pelatih yang dianggap tak mampu menjawab tantangan.

Kekecewaan badminton mania di tanah air, tidak hanya soal hasil pertandingan. Tapi juga menyangkut strategi di balik layar.

Kritik pun mengalir, menyoroti perlunya evaluasi mendalam agar Indonesia tidak terjebak lagi dalam siklus kegagalan di turnamen level 1000.

Semula Indonesia menyisakan asa di ganda putera yang sedang naik daun. Yaitu Raymond Indra/Nikolous Joaquin.

Sedangkan ganda pria Indonesia lainnya sudah tersisih di babak awal All England 2026.

Namun Raymond/Joaquin tak sanggup menembus rangking 1 dunia asal Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae yang merupakan juara bertahan All England 2025. Langkah indonesia terhenti di babak semifinal.

Indonesia harus pulang tanpa gelar. (*)